GantiGol

Kategori Editorial

Selamat Jalan AK, Cleansheet-mu Abadi!

sumber gambar: Wearemania
Sebarkanlah:

Achmad Kurniawan (AK) akhirnya meninggalkan kita semua terlebih dahulu. Ia dipanggil Yang Maha Kuasa, Selasa sore 10 Januari 2017.

Sepakbola Indonesia kehilangan, tentu saja. Karena apa yang pernah ditorehkannya di lapangan sudah menjadi hiburan tersendiri. Kehilangan ini bukan milik Arema semata.

Kita tak akan melihat lagi gesture menghibur darinya; mendekap bola erat dengan tiarap dan matanya menyapu kiri-kanan penuh kewaspadaan, atau gesture yang sudah menjadi 'AK ...

Lebih Baca.

Serui, Ketidakadilan Sepakbola Indonesia Pada Papua

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

Entah sampai kapan ketidakadilan untuk Serui ini. Padahal mereka juga melahirkan dan menyumbangkan pemain untuk Timnas. Mulai era pemain terbaik liga Indonesia 2005, Christian Warobay, hingga Titus Bonai.

Lebih Baca.

Alfred Riedl Melulu!

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

“PSSI adalah kumpulan orang-orang yang ogah berubah untuk maju. Barisan gagal move on!”. Tak usah jauh-jauh harus menelisik transparansi dan keuangan mereka (yang hanya menimbulkan banding demi banding di pengadilan, buang-buang waktu) untuk membuktikan kalimat pembuka paragraf ini, dari pemilihan pelatih tim nasional Indonesia saja sudah terlihat. Alfred Riedl melulu meski tak ada layak-layaknya sedikitpun untuk kembali menangani Timnas.

Seb...

Lebih Baca.

Sampai Kapan Terus Begini, Pak Polisi?

sumber gambar: Bola.net
Sebarkanlah:

Satu persatu suporter tewas terus bertambah di negeri ini. Bukan disebabkan perkelahian antar pendukung klub saja, beberapa kali terjadi karena ulah oknum pihak keamanan yang tersulut emosi. Kesamaan di antara keduanya: tak pernah diusut tuntas..tas..tas..tas!

Lebih Baca.

Jangan Usik Kedaulatan Cinta Kami, TNI!

sumber gambar: Surya
Sebarkanlah:

“Aneh suatu negara zonder tentara” Sebuah kalimat bersejarah dari Urip Sumoharjo itu kembali keluar dari labirin ingatan setiap melihat tribun stadion ketika PS TNI berlaga di Piala Jenderal Sudirman lalu. Batin pun sempat membalikkan perkataan sang jenderal menjadi, “Aneh sebuah tribun penuh tentara.”

Jenderal Urip benar adanya. Tapi itu di masanya. Masa di mana negara tercinta ini baru lahir dan membutuhkan barisan manusia gagah berani unt...

Lebih Baca.

Jadwal ISC A Layak Diapresiasi

sumber gambar: ISC
Sebarkanlah:

Meski sekadar turnamen jangka panjang guna mengisi kekosongan liga, dan masih banyak kekurangan di sana-sini, namun Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 tetap layak untuk diapresiasi. Terutama dari penyusunan jadwal yang dilakukan oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS).

Ya, melihat dari jadwal untuk ISC A, untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi sepakbola tertinggi di bangsa ini, jadwal disusun dengan sangat rapi dalam tiap gameweek. Setiap tim hanya bermain sekali saja dalam t...

Lebih Baca.

God Save The King

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

Bangsa Inggris. Salah satu bangsa yang masih menjadikan wanita sebagai sosok utama di kehidupan dunia. Bangsa yang meletakkan seorang Elizabeth II sebagai Ratu dan junjungan tertinggi, yang titahnya dipercayai sebagai sabda terusan dari Tuhan.

Kepercayaan bangsa Inggris kepada sang Ratu itu sangat mengakar dan membelukar hingga di urusan sepakbola, sebuah olahraga yang juga diakui mereka sebagai penemunya. Di setiap pertandingan internasional sepakb...

Lebih Baca.

Ada Tanya Dari Rangga, Kecewa Nggak?

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

Bung+Nona sekalian sudah nonton sekuel film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC2)? Kalau belum, maaf jika rada-rada berbau spoiler sedikit. Dalam film berjudul tersebut, meski secara tak terang-terangan menyebut nama, sempat tersinggung pemilihan presiden (pilpres).

Dalam sebuah adegan, Rangga menuturkan bahwa hatinya selalu di Indonesia, meski ia cukup lama tinggal di New York. Sebagai buktinya, ia ikut dalam proses pilpres terakhir, yakni Pilpres 2014. Dan, presiden pilihannya sama...

Lebih Baca.

PSSI Menua, Tapi Tak Dewasa

sumber gambar: Bola.net
Sebarkanlah:

Pada 19 April nanti, PSSI genap berusia 86 tahun. Terhitung senja usianya. Tapi tak bisa juga disebut dewasa. Kerutan di sana-sini sebagaimana orang tua ternyata bukan hanya di bagian luar dari tubuhnya saja. Lingkar otak PSSI ikut mengkerut. Tak heran jika pola pikir para pengurusnya menyempit dan kembali kekanak-kanakan.

Lebih Baca.

Yang Paling Ditunggu di Piala Bhayangkara Itu Ini

sumber gambar: GettyImages
Sebarkanlah:

Era turnamen-turnamenan melulu sepanjang setahun belakangan ini memang bikin jengah. Namun untuk Piala Bhayangkara, yang semoga menjadi turnamen terakhir, ada satu hal yang layak ditunggu, disimak, diperhatikan, dan bahkan kalau perlu, kita tertawakan bersama-sama.

Lebih Baca.