GantiGol

Kategori Editorial

Tuhan Becandanya Kebangetan Kalau Leicester Nggak Juara

sumber gambar: Sudah cukup jelas di watermark
Sebarkanlah:

Salah satu alasan kenapa Liga Premier Inggris banyak diminati adalah kompetisi ini tak pernah membosankan dalam urusan peraih trofi. Juara hampir selalu berganti di tiap musimnya. Tidak seperti La Liga, Serie A, dan Bundesliga yang hanya berkutat di satu dua tim itu-itu melulu.

Untuk musim ini, kompetisi yang mengklaim dan diklaim sebagai kompetisi terbaik sedunia itu membuat kita makin terpacu untuk terus mengikutinya. Inggris memberikan percikan k...

Lebih Baca.

Menolak Lupa telah Menolak Turnamen

sumber gambar:
Sebarkanlah:

Sekadar saran, mereka yang terdaftar di APPI dan hanya sekadar ikut-ikutan #MenolakTurnamen, tapi malah ikut turnamen juga nantinya, ada baiknya keluar dari keanggotaan dan mencanangkan asosiasi sendiri. Kalau boleh nyumbang nama, Asosiasi Pesepakbola Latah Indonesia, dapat disingkat sebagai APELI.

Lebih Baca.

Kenapa Harus Sudirman?

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

“Tulisannya bagus. Tapi kenapa backgroundnya harus Sudirman?” begitu tanya seorang rekan begitu melihat kaus yang kami kenakan saat menonton semifinal Piala Jenderal Sudirman 2015 di Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta.

“Ya tanyakan saja kepada panitia. Kenapa harus pahlawan satu ini yang dipasang jadi ikon turnamen?” begitu jawaban sekenanya dari kami. Maklum kami sedang asik menikmati laga antara Surabaya United dan Arema Cronus dan atmosfer s...

Lebih Baca.

Menakar Kesuksesan Turnamen dari Kaki Jokowi

sumber gambar: TribunNews
Sebarkanlah:

Sepakbola Indonesia sendiri memang berubah sejak sanksi FIFA menyerang. Seorang presiden harus rajin-rajin membuka turnamen. Di sepanjang 2015 lalu, tiga kali Presiden RI Joko Widodo menendag bola seremonial sepak mula sebagai tanda dibukanya kick-off.

Dari ketiganya itu, turnamen mana yang dibukanya dengan kaki kiri dan mana yang kanan? Adakah dampaknya? Semua akan terjawab kalau kamu bersedia tarik napas dalam-dalam dan membacanya satu persatu.

Lebih Baca.

Suap Atau Pengaturan Skor Adalah Kentut

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

“Sebenarnya pengaturan skor itu ada nggak sih di sepakbola?”.

Pertanyaan itu bisa dijawab dengan meresapi kentut halus kita, yang hanya makjezz saja tapi baunya naudzubillah itu, saat banyak orang di meja makan. Kentutnya tak berupa, tapi rasanya ada, dan membuat curiga dengan yakinnya bahwa ada pantat yang mengeluarkannya.

Lebih Baca.

PS TNI Lebih Profesional Ketimbang Klubmu

sumber gambar: BOLA.NET
Sebarkanlah:

Menyebut PS TNI sebagai tim amatir sebenarnya kurang tepat. Mereka sebenarnya lebih profesional daripada klub-klub Indonesia kebanggaanmu.

Lebih Baca.

Memahami FIFA yang Lebih Senang Keluar di Dalam

sumber gambar: FIFA.com
Sebarkanlah:

November. Ini sudah bulan kelima sejak FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia pada 30 Mei 2015 lalu. Dan dalam lima bulan ini, lima kali pula federasi sepakbola dunia itu bikin geregetan dengan joke konyolnya. FIFA seolah ingin membuktikan bahwa mereka lebih bisa ngelucu dari PSSI.

Kita harus tertawa dengan joke FIFA di tiap tengah bulan selama lima purnama ini. Apalagi kalau bukan: tetap dicantumkannya Indonesia dalam rangking-rangkingan ala m...

Lebih Baca.

GBK Boleh Panas, Yang di Luar Jangan Bikin Was-Was

sumber gambar: Getty Images/ROBERTUS PUDYANTO
Sebarkanlah:

Secara musim, bulan Oktober adalah awal musim penghujan dan tentu saja cuaca dingin akan turut menyertainya. Di ranah sepakbola, bukannya ikut dingin, Oktober tahun ini malah lagi panas-panasnya.

Panasnya suhu di lapangan pada bulan Oktober ini mulai disulut sejak awal bulan. Baru tanggal muda, kita langsung disuguhi duel panas klub-klub di Eropa dengan sejarah permusuhan panjangnya. Di Inggris ada Arsenal kontra Manchester United, dari Jerman ada Ba...

Lebih Baca.

Mengapresiasi Pejuang Sepakbola Indonesia

sumber gambar: Google
Sebarkanlah:

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.”Sejatinya kalimat di atas itu indah. Namun kadar keindahan kalimat itu kemudian mulai berkurang karena menjadi template tetap dari spanduk atau selebaran dalam momen Agustusan dan Hari Pahlawan. Malah dikesankan klise dan usang.

Tapi, sekali lagi, kalimat itu indah. Bagaimana kalimat itu tak bisa dibilan...

Lebih Baca.

Latian Mulu, Menangnye Kagak

sumber gambar: Google
Sebarkanlah:

Didirikan dengan pengorbanan dan penggusuran, Gelora Bung Karno (GBK) belum juga mampu diwujudkan sebagai simbol kejayaan olahraga, terutama sepakbola, negeri ini. Hanya simbol kebesaran yang menggaungkan kesunyian prestasi beberapa dasawarsa terakhir ini.

Denyut pembangunan Jakarta memang selalu sejalan dengan penggusuran. Penggusuran Kampung Pulo yang baru-baru ini ramai menjadi polemik, hanyalah cerita baru. Sebelum-sebelumnya, acap kali terja...

Lebih Baca.