GantiGol

Ada Dua Klub yang Hilang dalam Peluncuran ISC

sumber gambar: TorabikaSC2016
Sebarkanlah:

Indonesia Soccer Championship (ISC) resmi diluncurkan hari ini (18/04). Selain memperkenalkan 18 klub peserta ISC A, turnamen jangka panjang (tetep aja turnamen bukan liga) ini juga memperkenalkan Torabika sebagai minuman resmi official name sponsor mereka.

Sebagai sponsor utama, nama mereka pun langsung disematkan dalam turnamen tersebut dan mau tak mau, nama Indonesia yang jelas-jelas sebagai negara kali ini harus dihilangkan. Pun begitu dalam akun twitter resmi mereka yang juga diperkenalkan hari ini @TorabikaSC2016.

Ada yang menggelitik dalam kicauan yang mentautkan gambar dari si akun resmi ini.

Lihat saja, kita sebagai suporter dianggap tak paham matematika. Jelas-jelas di situ ada 16 mbak-mbak cantik nan seksi berjersey, kok disebut 18. Yang dua dari mana yah? Menghilang atau jerseynya belum jadi.


Baiklah kita coba hitung satu-satu mulai yang atas dari kiri: Semen Padang, PSM Makassar, Persela Lamongan, Bali United, Sriwijaya FC, Barito Putra, Pusamania Borneo FC, Gresik United, Arema Cronus, Persipura. Sementara yang bawah dari kiri, Persiba Balikpapan, Mitra Kukar, Madura United, Surabaya United Bhayangkara, Perseru Serui, Persija Jakarta.

Jadi dua klub yang tak ikut diperkenalkan adalah Persib Bandung dan Persiram Raja Ampat. Persib, melihat gelagat para direksinya yang rajin ikut meeting-meeting sepertinya tetap ikut, mungki masalah jersey saja. Maklum, beberapa kali di turnamen, logo sponsor mereka tertutup lakban.

Sementara Persiram, mungkin sama saja: sengkarut jersey pasca kabar merger dengan PS TNI. Mungkin mereka belum menemukan seragam tempur, nama dan logo yang pas.

Pesan saja buat si akun resmi, jangan bodohi kami para suporter. Kalau 18 dan absen dua ya dijelaskan siapa saja yang absen dalam peluncuran. Kita sudah lama dibodohi, jangan ditambah-tambahin lagi lah.

Toh ujung-ujungnya akun suporter yang harus membahas dan menjelaskan ke mana dua klub tadi. Jadi mikir, fungsinya "resmi" buat apa?

Paragraf terakhir adalah edisi tambahan

Sebarkanlah:

Fanshop

Penulis

Rikma Peksi Tumbuh sebagai penyembuh. Terhimpit namun tak merasa terjepit. Bola itu bundar , ah itu dulu. Jaman sekarang, bola itu bandar.

Menurut Ngana