GantiGol

Meet with Charles Reep, Menelisik Sejarah Statistik

sumber gambar: FootyMatters
Sebarkanlah:

Mereka yang berbicara statistik sepakbola layaknya tak boleh melupakan sejarah dan nama ini: Thorold Charles Reep. Sebab, dia lah Bapak Statistik Sepakbola. Orang pertama yang mau berepot-repot menghitung dan menganalisis pertandingan sepakbola sejak tahun 1950.

Jauh sebelum Jonathan Wilson, Michael Cox, berjamurnya pundit-pundit dan badan penyedia statistik sepakbola yang berkembang banyak dewasa ini lahir, Reep sudah menghitung jumlah umpan dalam sebuah pertandingan.

Oiya terkait Wilson, Reep pernah punya ‘masalah’ dengannya. Sang bapak statistik yang juga dikenal dengan “Long Ball” ini pernah dikritik oleh Wilson karena analisisnya dianggap tak sesuai lagi dengan sepakbola modern yang lebih mengandalkan umpan-umpan pendek. Di sini, akan dibeberkan semua oleh arwah Reep dengan perantaraan mBah Jalank.

Reep sejatinya bukan orang bola; pemain, pelatih, panpel, pejabat federasi, atau praktisi sepakola yang bakal jadi kisah indah jika dia sukses kelak: anak gawang. Pria kelahiran Cornwall, Inggris, ini aslinya adalah seorang akuntan. Profesi itu jua yang mengangkat namanya masuk dalam Angkatan Udara kerajaan Inggris (RAF) melalui sebuah kompetisi untuk perekrutan Divisi Akuntan. Di RAF, dia punya jabatan cukup mentereng setara dengan Marsekal: Wing Commander.

Selepas Perang Dunia usai, Reep mulai serius menghitung sepakbola.  Dedikasinya begitu tinggi. Hingga di hari-hari terakhirnya sebelum ajal menjemput di usia 97 tahun, tepatnya 2 Februari 2002, ia masih menggeluti dunia statistik sepakbola.

Di hari kematiannya itu, tak ada ban hitam yang melingkar di lengan pemain, tak ada kesedihan yang disematkan pada kematiannya. Namanya mulai terpendam dan dilupakan seiring hadirnya pundit-pundit baru.

Demi mengenang jasanya, mBah Jalank (BJ) mencoba bertemu dengan arwah Charles Reep (CR) guna secuil sejarah tentangnya. Berikut wawancara selengkapnya.

BJ: Halo Reep (seraya memberi hormat ala militer). Masih ingat aku?

CR: Siapa ya? Kayak kenal...

BJ: Aku Jalank, dulu kita pernah ketemu pas 18 Maret 1950. Match Swindon lawan Bristol Rovers. Aku yang kamu tendang karena ngganggu kamu pas nyetats itu.

CR: Jangan GR dulu, maksudku tadi, kamu kok kayak kenal..pot. Item semua gini.

BJ: Duh kirain. Ini semua karena kebanyakan menyan. Pas aku tidur di bawah beringin, yang ngirim bunga mbakar menyan di samping tempat aku tidur.

CR: Indonesia gitu ya. Masih banyak yang ngirim pake menyan. Ngirim itu pakai perangko.

BJ: Itu kirim surat doddoooooll.

CR: Eh salah ya. Oke sorry. Ini mau ngapain lagi, bukannya dulu after match kita udah ngobrol dan aku minta maaf. Yah, maklum itu pertandingan pertama yang kustats, langsung di stadion pula. Butuh konsentrasi penuh.


Halaman
Sebarkanlah:

Penulis

Mbah Jalank Demit yang hidup ribuan tahun dan diam-diam suka nonton bola di tribun VIP dekat mbak-mbak istri pemain. Hmmm...

Menurut Ngana