GantiGol

Monotonnya Persib dengan Adanya Sergio van Dijk

sumber gambar: Persib.co.id
Sebarkanlah:

Didatangkan kembali untuk menambah daya gedor, yang ada, Sergio van Dijk (SvD), malah melempem. Yang ada, ia telah ‘merusak’ permainan Persib Bandung menjadi monoton dan terpancang padanya saja.

Dengan apa yang pernah ditorehkannya di liga Indonesia sebelumnya, seorang Sergio memang menjanjikan untuk didatangkan kembali. Namun, Persib rupanya hanya melihat masa lalu di mana Sergio masih moncer di Persib (21 gol dari 29 laga) dan Suphanburi (17 gol dari 40 laga). Sementara kembalinya ia bersama Adelaide tak jadi perhitungan Maung Bandung.

Padahal, saat bersama Adelaide, tercatat ia hanya sekali tampil untuk pertandingan Liga Champions Asia melawan Shandong Lunneng, 9 Februari 2016 lalu. Comeback Sergio itu berujung tersingkirnya Adelaide karena kalah 1-2.

Dengan masa yang singkat di Adelaide lalu sempat terkatung-katung dan numpang berlatih di FC Emmen, Sergio sebenarnya sudah menurun kualitasnya.

Terjebaknya Persib dalam masa lalu yang indah bersama Sergio membuat mereka terlena. Sang striker mandul saat kembali. Dari lima laga yang sudah dijalani, ia baru mencetak satu gol saja. Parahnya, itu pun dari eksekusi penalti.

Hal yang sama juga mendera permainan Persib di lapangan. Atep dan kawan-kawan juga masih terpukau dengan apa yang pernah ditunjukkan Sergio dulu. Hasilnya, mereka mencoba mengalirkan bola demi bola, mau dari samping atau belakang kepada SvD seorang. Terus begitu dan monoton. Sergiosentris!

Mari coba kita buktikan dengan grafis di bawah ini. Yang pertama saat laga melawan Persipura Jayapura.

Di atas adalah gambar umpan-umpan Persib yang mengarah kepadanya. Kalau dihitung, 35 umpan yang mengarah kepadanya itu hampi 10% dari total umpan Persib di laga tersebut. Persib bermain monoton, tidak mengalirkan bola perlahan, tapi langsung direct ke depan.

Dapat kita lihat, umpan yang mengarah padanya menjadi umpan gagal. Seringnya sih bukan karena bola lebih diintersep lawan, namun Sergio kalah dalam berduel. Makin terlihat betapa Maung Bandung memanjakannya adalah umpan-umpan panjang dari belakang yang langsung diarahkan kepadanya.

Okay, Persib memang menang di laga itu. Namun dari segi kinerja Sergio, ia useless.

Tak ada satupun umpan sukses yang mengarah kepadanya berubah menjadi keypass atau tepatnya berujung menjadi peluang. Artinya, ia tak mencetak satu shot pun di 89 menit penampilannya tersebut. Dan, perlu diingat, gol Samsul Arif sebagai penentu kemenangan 2-0 malah tercipta saat Sergio ditarik keluar.

Halaman
Sebarkanlah:

Fanshop

Penulis

Gantistats Sepakbola bukan matematika, tapi sepakbola butuh matematika. Demikian.

Menurut Ngana