GantiGol

TV Streaming, Celah Pendapatan yang Mulai Dirambah Klub Indonesia

sumber gambar: GANTIGOL
Sebarkanlah:

Pada era di mana subsidi dari APBD tak lagi diperbolehkan dalam sepakbola, klub-klub Indonesia harus pintar-pintar mencari cara agar tetap dapat bertahan. Dari mulai mencari sponsor, memaksimalkan pendapatan tiket dari penonton atau malah harus tombok dari kantong sendiri agar roda-roda klub terus berjalan.

Di luar pendapatan dari sponsor dan tiket, rupanya ada beberapa klub yang memanfaatkan celah untuk dimaksimalkan dari bisnis dunia televisi (TV). Sebut saja Arema yang sedang mengembangkan rencana untuk meluncurkan Arema TV.

Rencana yang konon sudah digagas sejak dua tahun terakhir ini akan menyiarkan pertandingan-pertandingan yang Singo Edan lakoni, baik itu dari kompetisi resmi maupun uji coba. Tidak hanya pertandingan saja, menurut Sudarmaji, media officer Arema, kegiatan saat sedang latihan, konferensi pers hingga momen-momen santai para pemain dan pelatih juga akan ditampilkan.

Dengan sistem layanan streaming berbayar, tentu saja akan menjadi bisnis baru untuk klub. Belum lagi dengan banyaknya Aremania dan Aremanita yang tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana itu. Tentu menjadi faktor penarik sponsor-sponsor yang akan beriklan di sana.

Meskipun belum resmi diperkenalkan, layanan Arema TV ini sendiri sebenarnya sudah bisa dinikmati di channel YouTube secara gratis.

Manajemen klub peraih gelar Piala Bhayangkara ini rencananya akan memperkenalkan Arema TV secara resmi pada tanggal 11 Agustus 2016, bertepatan dengan hari ulang tahun Arema yang ke-29.

Jika Arema sudah sampai titik itu, klub besar Indonesia lainnya, Persib Bandung sepertinya juga mulai ambil ancang-ancang. Pada ujicoba segitiga di Ciamis yang urung ditayangkan stasiun TV, mereka berinisiatif menayangkan pertandingan tesebut secara streaming dalam Youtube.

Jika jumlah pengunjung terhitung menjanjikan pendapatan, bukan tak mungkin Persib bakal menyusul Arema. Menjadikannya berbayar.

Namun, apa yang sudah dilakukan Arema dan kemungkinan bisa disusul Persib itu sepertinya masih kalah beberapa langkah dengan apa yang dilakukan pendukung PSS Sleman. Mereka sudah menggunakan layanan tv streaming berbayar ini sejak tahun 2014. Hebatnya, ini terbentuk dari inisiatif para suporter mereka sendiri.

Diberi nama Elja TV, pertama kali mengudara saat pertandingan Divisi Utama menjamu Persewangi Banyuwangi dua tahun silam. Uniknya, layanan  ini hanya bisa dinikmati oleh Sleman Fans yang berada di luar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak lain ditujukan agar mereka yang masih di seputaran DIY kalau mau nonton, ya harus datang ke stadion.

Meski belum ada sponsor karena hanya mengudara jika ada pertandingan saja, pendapatan Elja TV yang namanya diambil dari julukan PSS ini tentu datang dari sang penikmat layanan tv yang mengandalkan koneksi internet tersebut. Satu kali pertandingan dibanderol seharga tiket masuk stadion Maguwoharjo.

Mereka juga mendokumentasikan saat-saat pemain latihan dan sempat beberapa kali membuat video challenge untuk para pemain, seperti crossbar challenge dan lain-lain, yang videonya diupload ke channel YouTube.

Walaupun sepenuhnya yang mengurus dari pihak suporter, pendapatan tetap diprioritaskan untuk diberikan kepada klub.

Sleman sudah memulai, Arema sebentar lagi, Persib bukan tak mungkin ke arah sana, lalu siapa lagi yang bakal menyusul? Ini langkah bagus dan positif lho.

Sebarkanlah:

Fanshop

Penulis

Mobikick Mari bekerja sama dan sama-sama bekerja

Menurut Ngana