REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Davide Calabria yang Semakin Matang


M Bimo pada 2021-02-24 jam 12:00 PM


Gantigol/Ilham Dito


AC Milan musim ini cukup sukses dengan proyek peremajaan klub. Rossoneri banyak menggunakan jasa pemain muda di sebelas pertama dan hasilnya hingga saat ini mereka masih nyaman menguasai pimpinan klasemen sementara Serie A.

Di lini pertahanan, Milan cukup terpukul dengan hengkangnya Ignazio Abate pada 2019 lalu. Ia meninggalkan San Siro usai 10 tahun pengabdian yang mendapat penghormatan dari para ultras. Abate adalah bek kanan tak tergantikan yang pernah dimiliki Milan.

Namun, Rossoneri tampaknya cukup lega karena mereka telah memiliki pengganti yang cukup sepadan. Sosok yang kini selalu mengisi posisi tersebut ialah Davide Calabria. Cukup spesial karena Milan tak perlu mencari sana-sini dan tak perlu juga merogoh kocek yang dalam. Sebab, Calabria merupakan produk asli akademi klub.

Sebelum menjalani musim sebagai pemain utama yang belum tergantikan selama 21 pertandingan Serie A, Calabria sebenarnya telah disiapkan sejak musim-musim sebelumnya. Ia dipilih untuk secara rutin bergantian dengan Abate mengisi posisi bek kanan. Meskipun di posisi yang sama waktu itu Milan memiliki Andrea Conti, namun Calabria yang masih berusia 20 tahun lebih banyak mendapat kepercayaan.

Kini Davide Calabria menjalani musim yang mengesankan di bawah nahkoda Stefano Pioli. Ia menjadi sosok kunci rapatnya lini pertahanan AC Milan, khususnya saat menghalau serangan dari arah kanan. Tapi meski begitu, jalan menuju puncak ini tidak ia dapat secara instan. Calabria mengalami perkembangan yang sekarang dinilai semakin matang.

Sudah Disiapkan Jadi Pemain Utama sejak Beberapa Musim ke Belakang

Davide Calabria termasuk produk yang cukup lama menghuni akademi AC Milan. Pemain kelahiran Brescia ini tercatat telah ada di sana sejak 2006. Dia melakukan debutnya di tim utama pada musim 2014-2015 saat usianya menginjak 19 tahun. Musim berikutnya, dia menjadi penghuni tetap tim senior Rossoneri.

Sejak saat itu, Calabria jadi opsi pelapis Abate di posisi bek kanan. Musim 2017-2018, Calabria mulai mendapat banyak kesempatan bermain. Ia mencatatkan 21 penampilan di Serie A, juga 5 penampilan di Europa League. Musim berikutnya, Calabria mencatatkan rekor terbanyaknya bermain di Serie A yakni sebanyak 26 penampilan.

Dia melakukannya saat masih berstatus sebagai bek kanan pelapis. Saat itu, Milan masih mengandalkan Abate yang mulai kerap naik meja operasi karena cedera. Belum lagi ia harus bersaing dengan Conti, bek mahal yang dibeli dari Atalanta yang tak kunjung menunjukkan penampilan terbaiknya.

Milan telah melakukan keputusan tepat dengan mengandalkan produk junior mereka daripada harus berharap dengan bek yang ia beli. Buktinya, kini Conti berakhir dipinjamkan ke Parma dan banyak jadi penghangat bangku cadangan saja.

Pelatih-pelatih Milan sebelumnya seperti Vincenzo Montella dan Gennaro Gattuso sebenarnya telah melihat potensi besar di dalam sosok Calabria. Di usianya yang masih muda, ia sangat tenang saat berada di bawah tekanan, fokus di setiap pertandingannya dan memiliki pembacaan permainan yang jauh melampaui pemain-pemain seusianya.

Namun ada beberapa faktor yang membuatnya belum bisa menggantikan peran Abate sejak beberapa musim lalu, yakni tentang kedewasaan dan inkonsistensi. Calabria dinilai selalu menampilkan performa yang naik turun. Selain itu, kontribusinya untuk menginisiasi serangan pun banyak yang berakhir mentah.

Waktu semakin berlalu, usia pun semakin bertambah setiap tahunnya. Davide Calabria mulai bisa mengatasi ketidakdewasaan masa mudanya. Pemain yang kini berusia 24 tahun itu sekarang menjadi roda penggerak yang penting di mesin AC Milan. Dia selalu menjadi pemimpin sayap kanan di ujung lapangan.

Pemain yang juga anggota timnas Italia senior ini sekarang lebih banyak ingin berkontribusi dalam serangan. Ia sering terlihat membombardir daerah pertahanan lawannya. Inisiatifnya dalam melakukan penyerangan sudah berbuah satu assist dan dua gol pada musim ini, termasuk gol saat kalah dari Juventus pada Januari lalu.

Calabria juga mulai terbuka untuk ditempatkan di luar posisi favoritnya. Dengan cederanya Ismael Bennacer, Sandro Tonali yang mendapat skorsing dan Rade Krunic yang absen karena COVID-19, dia pernah ditempatkan di posisi gelandang tengah. Bukti bahwa Calabria mulai menunjukkan kedewasaan dan membuka peluang sebagai pemain serbaguna.

Sebagai salah satu pemain Milan yang paling banyak dimainkan pada musim ini, pemain berusia 24 tahun ini telah melakukan rata-rata 3,6 tekel per pertandingan. Angka ini membuatnya sebagai pemain paling banyak melakukan tekel di klub. Theo Hernandez saja melakukan 10 tekel lebih sedikit daripada Calabria.

Dia juga menghasilkan blok terbanyak dari semua rekan di tim. Sementara itu pemain jebolan akademi Milan ini melakukan rata-rata 1,3 intersep dan 2,1 clearance per pertandingan.

Penampilan ciamik Calabria dihargai dengan kesempatan melakoni debut dengan timnas Italia pada November lalu. Meskipun masih banyak usaha untuk menggulingkan Alessandro Florenzi yang jadi bek kanan pilihan utama Azzurri, namun ini tetap menjadi kesempatan yang bagus bagi Calabria. Masuk dalam daftar proyek yang akan dibawa ke Euro 2021 saat ini sudah lebih cukup baginya.

Kontrak Calabria bersama Rossoneri akan habis dalam waktu setahun ke depan. Kemungkinan besar akan ada sodoran kontrak baru dan imbalan gaji yang berlipat ganda untuknya. Hal ini layak dia dapatkan berkat kesetiaan dan upaya besar yang telah dilakukan dalam meningkatkan performanya untuk klub sampai sejauh ini.

Klub-klub Spanyol dilaporkan menunjukkan minatnya untuk membajak Calabria keluar dari San Siro. Tapi sepertinya dia belum mau meninggalkan klub masa kecilnya. Sebagai seorang Milanista yang fanatik, telah berada di klub ini sejak usia 10 tahun membuat Calabria dengan mudah menolak semua tawaran. Dia bersumpah untuk memperjuangkan tempatnya.

Davide Calabria mungkin masih jauh dari menjadi bintang di Milan. Tapi suporter Rossoneri pasti setuju kalau penampilannya yang mengesankan telah membuat dampak besar. Hasil yang membuat AC Milan bisa bertengger di puncak klasemen Serie A.


TAG: Davide Calabria Ac Milan Serie A






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI