REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Gimmick Inter Milan yang Bakal Ubah Nama dan Logo


M Bimo pada 2021-01-30 jam 12:00 PM


gantigol/Ilham Dito


Klub sepakbola dituntut untuk terus berkembang dan berevolusi setiap tahunnya. Salah satu contoh mudah yang selalu dijalankan adalah dengan bongkar pasang pemain dan pelatih. Pergantian pemilik juga mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik atau malah sebaliknya.

Tapi selain ganti personel, salah satu wujud perkembangan sebuah klub sepakbola ditunjukkan dari perubahan logo dan juga nama tim. Ini adalah contoh konkret tapi sangat tabu untuk dilakukan. Ya, bagi klub dan suporter, logo dan nama adalah bagian sakral yang tidak bisa diganti seenaknya.

Tapi belakangan ini, muncul kabar dari Inter Milan yang disebutkan bakal mengubah logo dan nama mereka mulai tahun ini. Langkah ini disebutkan sebagai misi besar Nerazzurri demi meremajakan dan ingin mengubah citra klub di dunia internasional. Tujuan pentingnya adalah untuk lebih mempertegas hubungan antara klub dan Kota Milan.

Selama ini Inter Milan adalah nama populer yang disebutkan oleh pecinta sepakbola Italia untuk klub dengan nama lengkap Football Club Internazionale Milano itu. Nama mereka biasa disingkat FCIM, persis seperti apa yang tertulis di logo kebanggan Inter selama ini.

Nama ini sudah mereka gunakan sejak klub berdiri pada 1908 lalu. Ketika diambil alih oleh Suning Group, pemilik perusahaan asal Tiongkok itu memang secara perlahan ingin mengubah citra Inter Milan, tentu saja tanpa melupakan tradisi yang sudah ada.

Suning Group juga berencana untuk menjual sebagaian sahamnya demi membuat Inter melebarkan sayapnya. Kabarnya mereka sedang negosiasi dengan BC Partners yang kemudian akan mengubah nama klub menjadi lebih singkat yakni Inter Milano. Logo klub juga kabarnya akan diubah, inisial FCIM yang tersemat di tengah lingkaran logo akan diganti dengan inisial I dan M saja.

Kalau rencana berjalan lancar, Inter Milan akan meresmikan nama dan logo baru mereka pada 9 Maret yang akan datang, tepat pada perayaan ulang tahun klub yang ke-113.


FC Internaziole Milano dan Logonya yang Memiliki Sejarah Panjang

Seperti yang sudah disebutkan, Inter telah menggunakan nama Football Club Internazionale Milano itu sejak pertama kali didirikan hampir 113 tahun yang lalu. Begitu juga dengan logonya, meski sempat mengalami banyak perubahan namun hingga hari ini mereka masih menggunakan sebagian besar atribut logo yang dirancang saat pertama kali berdiri.

Sedikit mengulik tentang sejarah, Nerazzurri terbentuk di suatu malam pada 9 Maret 1908. Mereka lahir dari perpecahan dewan direksi Milan Cricket and Football Club karena sebagian ingin klub ditenagai orang asing, tapi sebagian lainnya ingin pemain semua berasal dari asli Italia.

Inter kemudian menjadi klub sendiri, memilih warna hitam dan biru untuk menghindari kesamaan warna merah yang sudah dipakai AC Milan. Sejak pertama kali dibentuk, seniman Giorgio Muggiani, yang juga merupakan salah satu pendiri klub, langsung menggambar sketsa logo yang akan dipakai Inter.

Saat menggambar itu Muggiani hanya memegang dua pensil, satu warna merah dan satu lagi biru. Maka ia tidak ada pilihan lain, pemilihan warna ini juga ditengarai karena terinspirasi oleh gaya kebebasan yang telah menjadi ciri khas logo beberapa klub Inggris.

Logo digambarkan dengan bentuk lingkaran, di tengah lingkaran itu ada empat huruf dengan akronim FCIM yang saling menyatu. Akronim itu digambar berwarna putih dengan latar belakang warna emas, sementara dua lingkaran dibuat dengan warna hitam dan biru.

Inter memakai logo itu selama hampir 20 tahun, sebelum akhirnya era fasisme yang menyerang Italia memaksa mereka dan klub-klub lainnya mengubah logo secara drastis. Selain logo, Inter juga kudu mengubah namanya menjadi Societa Sportiva Ambrosiana.

Selama 1925-1929, para suporter yang menolak pergantian nama dan logo ini tidak menyebut sama sekali Ambrosiana pada setiap chant yang mereka nyanyikan. Para suporter Nerazzurri selalu berteriak Inter, Inter dan Inter sehingga klub memutuskan untuk mengubah kembali nama klub menjadi Ambrosiana-Inter.

Perubahan nama ini kembali memunculkan perubahan logo. Selama 1929-1932, logo Inter berubah dari lingkaran menjadi belah ketupat. Garis hitam biru masih dipertahankan, sementara di tengah logo ada bola berwarna emas.

Setelah pada 1945 klub memutuskan kembali menjadi Inter seutuhnya, dengan logo sama persis seperti awal berdiri, hanya kali ini warna background yang tadinya berwarna emas berubah menjadi putih. Inter juga pernah mengubah logo mereka menjadi bentuk oval seperti AC Milan pada 1961, tapi itu hanya bertahan satu musim saja.

Perubahan logo unik lainnya terjadi pada 1978, di mana saat itu logo klub berubah bentuk menjadi perisai. Namun kali ini tidak terlihat ada embel-embel FCIM atau Internazionale di logonya, melainkan hanya ada garis hitam biru serta sosok Biscione alias ular raksasa yang merupakan lambang dari ibu kota Milan saja.

Setelah logo modernisasi pada masanya itu bertahan selama 10 tahun, Inter mulai kembali memakai logo dengan atribut lingkaran dan akronim FCIM dari 1988 hingga hari ini. Tentunya dengan perubahan-perubahan kecil yang tidak terlalu signifikan.

Kesulitan Mendapat Sponsor Selama 30 Tahun

Bagaimanapun, Inter telah melalui 112 tahun perjalanan dengan terhitung 13 kali mengubah logo mereka. Perubahan logo terakhir dilakukan pada 2014, itu artinya logo tersebut telah dipakai selama hampir tujuh tahun.

Langkah yang akan diambil Inter yang akan mengganti logo sebenarnya telah lebih dulu dilakukan oleh rival berat mereka, Juventus. Sejak 2017 lalu, Juventus melakukan rebranding dengan mengubah logo tradisional mereka menjadi lebih moderen. Logo itu hanya memakai huruf J saja sebagai representasi dari Juventus.

Tentu saja awalnya banyak kritikan keras yang didapat oleh Si Nyonya Tua, khususnya dari para suporter tradisionalis yang kecewa berat akan pergantian logo ini. Namun, dengan modernisasi seperti ini memudahkan langkah pemasaran klub asal Turin itu untuk menggaet sponsor baru dari pasar global.

Begitu juga dengan Inter, investasi global tentu saja menjadi tujuan utama di balik rencana pembaruan merek Inter Milan ini. Apakah Inter harus sampai mengubah nama atau logo demi menggaet sponsor baru? Ya, bisa jadi. Sebab, saat ini Pirelli yang sudah bekerja sama dengan Inter selama 30 tahun terakhir tidak mampu meningkatkan nilai kontrak secara signifikan.

Kabarnya, Inter Milan hanya mendapat tak lebih dari 15 juta Euro saja per musimnya dari pabrik ban tersebut. Itu bisa dibilang angka yang tidak terlalu besar, sementara Pirelli adalah sponsor utama daripada Inter Milan selama puluhan tahun.

Tapi, kepastian tentang rencana besar Nerazzurri ini sebenarnya masih simpang siur. Sebab, jurnalis La Repubblica, Franco Vanni sempat membantah kabar rencana tersebut. Kata jurnalis yang berbasis di Kota Milan ini, Inter sebenarnya tidak ada niatan untuk mengubah nama dan logo.

Nama FC Internazionale Milano tetap dipakai sebagai nama resmi klub. Sementara Inter Milano hanya dipakai sebatas gimmick atau sebutan populer saja untuk acara ulang tahun klub yang ke-113 pada Maret nanti.

Ini tentunya menarik untuk ditunggu, sejauh mana keberanian Inter Milan untuk merevolusi klub sebagai kesebelasan sepakbola sekaligus merek dagang olahraga. Gimana nih Interisti, setuju nggak kalau klub kesayangan ganti logo dan nama?


TAG: Inter Milan Serie A Logo






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI