REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Lagu-lagu yang Mengiringi Perjalanan Sepakbola Italia


M Bimo pada 2020-08-06 jam 12:00 PM


Gantigol/Ilham Dito


Sepakbola dan musik adalah dua hal yang berbeda namun melengkapi satu sama lain. Musik telah lama menyusup di tribun-tribun suporter sebagai pelecut semangat pemain. Dari mana asal chant suporter kalau bukan dari penggalan lagu musisi populer. Meski banyak suporter yang membuat chant sendiri, namun kata-kata yang diberi nada membuat para suporter seolah bak paduan suara yang sedang menyanyikan sebuah lagu.

Perkawinan sepakbola dan musik tidak hanya sebatas di tribun. Sudah seperti sebuah kewajiban tiap musimnya liga atau kompetisi memiliki lagu tema mereka sendiri. Musisi yang diperbolehkan masuk ke dalam zona hiburan sepakbola, membuat Piala Dunia beberapa kali punya lagu tema yang ikonik dan dikenang sepanjang masa.

Sebut saja Ricky Martin yang mengisi lagu tema Piala Dunia 1998 dengan lagu berjudul The Cup of Life. Penggalan lirik 'ale ale ale' sangat ikonik dan masih terkenang hingga sekarang. Bahkan Piala Dunia 2010 punya banyak lagu tema yang terkenal seperti This Time for Africa yang dinyanyikan oleh Shakira dan Wavin' Flag yang dipopulerkan oleh K'NAAN. Begitu dengar lagu-lagu tersebut, pasti langsung ingat Piala Dunia.

Ada juga anthem Champions League yang tak lekang oleh waktu. Liriknya ditulis oleh Tony Britten dan musiknya dibuat oleh musikus sama yang mengadaptasi dari musik George Frideric Handel. Anthem ini diciptakan dan mulai dipakai sejak 1992. Seiring kepopulerannya, anthem ini pun masih dipertahankan hingga musim ini, dan mungkin bakal seterusnya.

Lagu tema juga dipakai oleh liga-liga lokal untuk meramaikan atmosfer kompetisi sepanjang musim. Italia merupakan salah satu negara dengan sepakbola sebagai olahraga populer di masyarakatnya. Maka tidak heran jika para musisi lokal sana membuat lagu yang terinspirasi dari fenomena-fenomena calcio yang terjadi di Italia.

Tak sekadar diciptakan, lagu ini juga turut mengiringi perjalanan sepakbola Italia pada zamannya. Semua inspiratornya tak terlepas dari sepakbola Italia, para pemain bintang dan apapun yang berkaitan dengan lapangan hijau. Berikut ini beberapa di antaranya.

1. Gianni Morandi – L’allenatore

Gianni Morandi telah aktif di dunia tarik suara Italia sejak awal tahun 60an. Pada 1962, penyanyi sekaligus aktor ini menandatangani kontrak di bawah label RCA dan meraih kesuksesan berkat lagunya berjudul Fatti Mandare Dalla Mamma.

Namun bukan lagu itu yang membuat Morandi dikenal di dunia sepakbola. Pada 2004, penyanyi yang kini berusia 75 tahun ini merilis lagu berjudul L'allenatore. Lagu ini ia ciptakan sebagai penghormatan kepada pelatih sepakbola di seluruh dunia yang menyiratkan pesan agar kuat menghadapi kritikan pedas yang terkadang merendahkan derajat.

Gianni Morandi juga merupakan sosok yang dihormati sebagai musisi di sepakbola Italia. Pada 2010, ia pernah diangkat sebagai presiden kehormatan Bologna FC.

2. Rita Pavone – La Partita di Pallone

Kembali jauh pada 1962, Rita Pavone pernah menciptakan lagu populer yang menjadikan sepakbola sebagai salah satu inspirasi dalam lagunya. Lagu berjudul La Partita di Pallone atau jika diterjemahkan berarti permainan bola adalah lagu yang dirilis pada 1962.

Lagu ini menceritakan Rita sebagai seorang istri yang selalu ditinggal suaminya setiap hari Minggu. Untungnya sang suami bukan pergi untuk bertemu wanita lain, melainkan ia melakukan hobinya yakni menonton sepakbola setiap akhir pekan.

Meski bukan menjadi lagu tema liga atau dinyanyikan suporter sebagai chant, La Partita di Pallone jadi bukti kalau musisi Italia telah menjadikan sepakbola sebagai salah satu inspirator dalam menciptakan karya sejak lama.

3. Antonello Venditti – La Coscienza di Zeman

Antonello Venditti yang aktif bermusik sejak 1970, sering menciptakan lagu dengan tema yang menyentuh isu-isu sosial dan politik. Kata-kata religius yang ia pakai pernah mendapatkan kecaman karena dituduh melakukan penistaan agama.

Pada 1983, penyanyi yang identik dengan kacamata gelap ini diundang untuk turut serta dalam acara perayaan scudetto AS Roma. Pada momen tersebut, Venditti kemudian menciptakan sebuah lagu berjudul Grazie Roma (Terima Kasih Roma). Lagu ini menjadi salah satu dari sekian banyak lagu ciptaannya yang ngehits.

Tak cuma itu, Venditti juga pernah membuat lagu untuk mantan pelatih asal Cekoslowakia yang berkecimpung di sepakbola Italia, Zdenek Zeman. Lagu berjudul La Coscienza di Zeman (Hati Nurani Zeman) ini menceritakan tentang sosok pelatih yang dikenal selalu mati-matian menerapkan sepakbola menyerang apapun hasilnya, ketimbang mengedepankan kemenangan dari hasil sepakbola bertahan.

4. Adriano Celentano – Eravamo in Centomila

Nama musisi Italia ini cukup terkenal secara global. Namanya pernah dikutip oleh band new wave punk asal Inggris, Ian Dury and the Blockheads dalam lagu mereka berjudul Reasons to be Cheerful, Part 3 yang dirilis pada 1979.

Adriano Celentano juga pernah membuat lagu soal sepakbola. Salah satunya yang ia rilis pada 1967, di mana saat itu musisi sekaligus produser film ini membuat lagu romantis dari Derby della Madonnina.

Lagu berjudul Eravamo in Centomila ini menceritakan dirinya, yang merupakan fans Inter Milan, sedang menghadiri Derby della Madonnina. Matanya kemudian terpaku pada wanita cantik yang merupakan fans AC Milan di sudut tribun lain. Wanita ini disebutkan dalam liriknya, "kau telah mencetak gol ke dalam hatiku."

5. Stadio – Gaetano and Giacinto

Stadio adalah band pop raksasa asal Italia yang berdiri pada 1970an. Band ini seringkali merilis lagu yang terinspirasi dari calcio Liga Italia. Pada 2000, Stadio pernah merilis lagu berjudul Doma Il Mare, Il Mare Doma. Lagu ini sepenuhnya menceritakan tentang perjalanan karier Diego Maradona yang sensasional.

Namun, salah satu karyanya tentang sepakbola yang paling disukai masyarakat ialah lagu berjudul Gaetano and Giacinto yang dirilis pada 2011. Lagu ini diciptakan untuk mengenang duo legenda Timnas Italia, Giacinto Facchetti dan Gaetano Scirea.

6. Gianna Nannini and Edoardo Bennato – Un’estate Italiana

Lagu yang dinyanyikan Gianna Nannini dan Edoardo Bennato ini menjadi lagu tema Liga Italia 1990. Un’estate Italiana ini juga dimainkan pada upacara pembukaan kompetisi tersebut. Lagu ini juga populer di dunia musik hingga ada versi bahasa Inggris dan Spanyol. Namun untuk yang original bahasa Italia, lagu ini diproduseri oleh produser musik legendaris Giorgio Moroder.

7. Dutch Nazari – Volpi e Poggi

Dulu di Italia pada akhir 1990an, ada perusahaan permen karet yang mengadakan sayembara berhadiah. Bagi siapa yang bisa mengumpulkan hadiah stiker pemain sepakbola yang didapat dari pembelian permen karet produk mereka dengan lengkap, maka ada hadiah yang dijanjikan.

Namun seperti huruf N pada permen karet Yosan, ada dua stiker pemain yang hampir tidak bisa ditemukan. Stiker pemain itu bernama Volpi dan Poggi. Namun rumornya ada anak kecil dari selatan Italia yang mengklaim pernah mendapatkan stiker dua pemain tersebut. Tapi hingga 2016, rumor yang sempat bikin heboh itu kemudian lama-lama menghilang tak ada kabarnya.

Kemudian di tahun yang sama, rapper asal Italia yang dikenal dengan nama Dutch Nazari merilis lagu untuk mengenang momen misterius yang terkenal tersebut. Lagu ini diberi judul Volpi e Poggi.

8. Canova – Maradona

Harus diakui, Maradona adalah pemain terbaik pada masanya yang mampu menyihir banyak orang lewat permainannya. Meskipun berasal dari Milan, band pop bernama Canova ini nggak gengsi untuk membuat lagu sebagai penghormatan untuk Maradona yang pernah sukses di Napoli.

Lagu berjudul Maradona yang ada di album bertajuk Avete Ragione Tutti ini dirilis pada 2016. Musiknya yang catchy bikin menyimak perjalanan Maradona yang sensasional dan kontroversial jadi asyik.


TAG: Lagu Serie A Liga Italy Maradona






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI