REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Liga-Liga Eropa Kebakaran Jenggot karena Corona


M Bimo pada 2020-03-11 jam 12:00 PM


ANSA/AFP


Merebaknya virus corona yang berasal dari Tiongkok ke berbagai negara membuat kalang kabut. Berbagai sektor ikut terdampak. Tak terkecuali sepak bola. Bersyukur kasus positif corona di Indonesia tidak separah di negara-negara lain. Sejauh ini Liga 1, Liga 2 dan liga-liga di bawahnya masih aman.

Namun di Eropa, virus ini jadi kasus yang sangat serius. Dalam beberapa hari terakhir, kasus positif corona di Italia naik drastis. Menurut data yang dihimpun pada Selasa (10/3), setidaknya ada 9.000 lebih orang yang dinyatakan positif tertular corona di Italia. Sementara itu, 463 orang meninggal akibat virus ini.

Hal ini tentu saja berdampak pada Serie A dan ajang olahraga lain. Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte mengumumkan penundaan seluruh ajang olahraga hingga 3 April 2020 mendatang. Sebelumnya, beberapa laga Serie A sempat tetap digelar meski tanpa penonton. Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI) menyebut langkah ini harus dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona.

Kebijakan ini tentunya juga berdampak pada penampilan tim Serie A yang berlaga di ajang Eropa. Diketahui Juventus, Napoli dan Atalanta masih punya laga tersisa di Liga Champions. Sementara Inter Milan dan AS Roma masih bersaing merebut trofi Liga Europa. 

Ada kabar yang menyebut kalau beberapa pertandingan Liga Champions dan Liga Europa terancam ditunda. Ini jadi pilihan aman untuk sekarang. Namun beberapa pertandingan seperti PSG vs Borussia Dortmund, Sevilla vs AS Roma dan Olympiakos vs Wolverhampton sudah dipastikan tetap digelar tanpa penonton.

Ini mungkin jadi musim yang sempurna bagi fans Liverpool. Penantian 30 tahun untuk meraih gelar Premier League bisa saja dicapai pada musim ini. Tapi karena kasus virus corona, skuat asuhan Jurgen Klopp terancam merayakan gelar juara di stadion yang hening.

Kemungkinan Liverpool resmi merengkuh gelar juara bisa dipastikan pada pekan ini. Liverpool saat ini sedang unggul 25 poin di atas Manchester City pada peringkat kedua. Kuncinya The Reds harus bisa menyapu bersih dua laga terakhir. Bahkan Liverpool bisa dipastikan juara tanpa memainkan satu pertandingan pun. Dengan catatan, City kalah di dua pertandingan melawan Arsenal (11/3) dan Burnley (14/3).

Para petinggi Liverpool menanggapi ancaman virus corona dengan sangat serius. Beberapa langkah yang diambil adalah sterilisasi mendalam dari semua area yang digunakan oleh para pemain. Maskot pun dilarang tampil di Anfield sampai pemberitahuan lebih lanjut. Juga yang pasti, kemungkinan menggelar laga tanpa penonton mau tak mau harus dilakukan juga.

Namun menggelar pertandingan tanpa penonton sendiri menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Mantan pemain Manchester United, Gary Neville, lewat Twitter pribadinya menyampaikan penolakan jika laga sepak bola terpaksa harus digelar tanpa penonton.

Jika keadaannya sebegini mendesak, Neville mengungkapkan lebih baik menunda pertandingan sampai situasi benar-benar kondusif. Menggelar laga tanpa penonton akan sangat membebani finansial klub. Nihil pendapatan padahal harus membayar biaya operasional.

"Asosiasi harus mencari cara untuk menunda sisa laga di musim ini dan memainkannya saat kondisi sudah aman. Sehingga klub tetap menghasilkan pendapatan dari penjualan tiket untuk tetap hidup," tulis Neville.

Beralih ke liga lain yang ada di Eropa, beberapa klub telah membuat kebijakan terkait ancaman tertularnya virus corona. Dilansir dari goal.com, klub LaLiga Spanyol, Valencia, sudah mengambil langkah dengan membatalkan semua event yang mengharuskan mereka berinteraksi dengan pihak luar.

Selain itu dari Ligue 1 Prancis, Saint-Etienne sudah menutup sesi latihan rutin mingguan. Fans juga harus banyak berdoa soal gelaran Euro 2020 musim panas mendatang. Sebab UEFA saat ini sedang memantau situasi dan mereka akan mengikuti kebijakan negara-negara peserta yang terdampak virus ini.

Virus corona benar-benar membuat liga-liga di Eropa kebakaran jenggot. Kalau dulu ada wasit galak bin tega bernama Collina, sekarang ada corona yang bikin pemain ketakutan. Nggak ada hubungannya, sih. Cuma namanya saja yang mirip.


TAG: Laga Corona Serie A Premier League Laliga Ligue 1 Eropa






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI