REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Liga Rusia Kick Off lagi, Suporter Boleh Nonton di Stadion


M Bimo pada 2020-05-31 jam 12:00 PM


Getty Images


Seiring berjalannya waktu, banyak kabar gembira dari dunia sepak bola. Liga-liga di Eropa sudah mulai banyak yang menentukan tanggal untuk memulai kick off kembali. Bundesliga memulai lebih dulu setelah membawa harapan dengan memperlihatkan new normal dalam sepak bola. Protokol kesehatan yang ketat dan physical distancing adalah diutamakan dalam berlangsungnya pertandingan di Liga Jerman tersebut.

Harapan Liverpool untuk meraih juara Premier League pertama kali juga akan mulai kembali dibuktikan dalam waktu dekat. Premier League mengumumkan bahwa 17 Juni 2020 akan mulai kick off kembali. Divisi teratas Liga Inggris ini akan melanjutkan pertandingan dari pekan ke-30. Sementara masih ada sembilan pekan tersisa sampai akhir musim.

Tanggal tersebut hingga kini masih bersifat sementara, yang artinya bisa berubah. Mengingat masih banyak juga kasus positif corona khususnya di Inggris dan beberapa pemain dikabarkan masih ogah untuk kembali berlatih bersama klub. Meski demikian, kabar ini cukup menggembirakan para penyuka liga sepak bola terpopuler di dunia tersebut.

Premier League juga nantinya akan melakukan protokol kesehatan yang ketat saat memulai liga kembali. Meski belum diputuskan, namun besar kemungkinan sisa liga akan dilanjutkan dengan tribun yang kosong alias tanpa penonton.

Kabar terbaru menyebutkan ternyata Liga Rusia juga sudah mulai ancang-ancang bergulir kembali. Asosiasi Sepak Bola Rusia memutuskan, 21 Juni bakal menjadi tanggal bergulirnya kembali Russia Premier League. Sebelumnya, Liga Rusia terhenti pada pekan ke-22 yang pertandingan terakhir dimainkan pada 16 Maret 2020.

Namun ada yang berbeda dari kembalinya Liga Rusia ini. Jika Bundesliga dan K-League yang sudah lebih dulu menggulirkan liganya di tengah virus corona memutuskan menggelar pertandingan tanpa penonton, rupanya Liga Rusia bakal memperbolehkan suporter untuk masuk ke stadion.

Asosiasi memang telah memutuskan tanggal tersebut sejak pertengahan Mei lalu. Saat itu diputuskan bahwa setiap pertandingan sisa bakal berlangsung tanpa suporter ataupun penonton di tribun.

Tapi pekan lalu, asosiasi memperbarui proposal yang diajukan ke otoritas negara yang isinya memungkinkan untuk suporter bisa datang ke dalam stadion, namun jumlahnya dibatasi. Pada Kamis (28/5) waktu setempat, otoritas negara kemudian mengijinkan permintaan Asosiasi Sepak Bola Rusia tersebut.

Meski demikian, tentu saja tak semua kursi penonton bisa terisi penuh dalam satu pertandingan. Wakil Perdana Mentri Rusia, Dmitry Chernyshenko, menyebutkan kalau dalam satu pertandingan, jumlah suporter yang diperbolehkan masuk hanya 10 persen dari jumlah total kapasitas stadion saja.

Seperti diketahui, setiap stadion punya kapasitas penonton yang berbeda-beda pula. Ini menjadikan kalau dalam satu pertandingan jumlah penonton yang masuk bisa berbeda-beda. Seperti Zenit Saint Petersburg misalnya, Stadion Krestovsky mampu menampung 70.000 penonton. Berarti jika dimulai kembali, 7.000 suporter Zenit boleh datang langsung ke stadion untuk mendukung pertandingan kandang Zenit Saint Petersburg.

Sementara itu, ada beberapa klub lain yang kapasitas stadionnya tak sebanyak Zenit. Orenburg Gazovik contohnya, stadion mereka maksimal hanya bisa menampung 7.500 penonton saja. Berarti hanya ada 750 suporter Orenburg yang boleh ke stadion pada pertandingan kandang nantinya.

Sedikit melonggarnya peraturan ini tentu saja membawa angin segar untuk klub. Ratusan hingga ribuan suporter yang hadir diharapkan bisa sedikit membantu pemulihan finansial klub di tengah pandemik.

Menjelang liga bergulir kembali, beberapa klub telah memanggil para pemainnya untuk mulai berlatih kembali. Para pemain, pelatih dan staf melakukan tes corona sesaat setelah menginjakan kaki di tanah Rusia. Bagi mereka yang hasilnya positif akan dipulangkan kembali ke rumah atau negaranya masing-masing.

Keputusan asosiasi dan otoritas negara Rusia ini bisa dibilang cukup berani. Padahal jika dilihat dari data worldometers.info per Jumat (29/5), Rusia menempati urutan tiga sebagai negara dengan kasus corona terbanyak di dunia di bawah Brasil dan Amerika Serikat. Angka kasusnya pun hampir menyentuh 400 ribu dengan jumlah kematian sebanyak 4.374.

Meski begitu, Presiden Rusia, Vladimir Putin, telah menginstruksikan pejabat regional mereka untuk mencabut pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan mengumumkan, pada hari Selasa (26/5), kalau negara itu telah melewati puncak wabah.

Namun pihak asosiasi mengklaim kalau 10 persen dari total kapasitas stadion adalah angka yang cukup aman. Wakil Perdana Mentri juga menyebutkan kalau pemain nggak bisa berlaga tanpa dukungan dari suporter. Ia mengatakan suporter adalah wujud emosi spesial yang jadi bagian tak terpisahkan dari sepak bola.

Sayangnya baik pihak asosiasi maupun otoritas negara belum menjabarkan protokol kesehatan yang jelas terkait penonton yang boleh datang ke stadion. Jika memang jadi dilakukan, tentu harus ada protokol yang ketat seperti pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, physical distancing atau bahkan dilarang bernyanyi selama di stadion. Maklum, jika suporter sudah melantunkan chant, air liur bisa saja terciprat ke mana-mana.

Keputusan ini akan menjadikan Liga Rusia sebagai liga kedua yang memperbolehkan stadion diisi oleh suporter selama pandemik virus corona. Selain Liga Rusia, Liga Belarusia selama ini sama sekali tidak melarang suporter untuk datang ke stadion. Dengan catatan, sebelum masuk tempatur suhu tubuh para penonton bakal dicek dan duduk mereka diberi jarak ketika di tribun.

Ketika Bundesliga mencoba melakukan new normal dalam sepak bola, Liga Rusia datang dengan keputusan yang mencengangkan. Menarik ditunggu hasil keberanian Rusia untuk tetap memperbolehkan suporter masuk ke stadion. Apakah hasilnya Rusia akan menampik new normal yang dilakukan Bundesliga atau Bundesliga yang bakal menertawakan Liga Rusia yang sudah bersikap gegabah?


TAG: Liga Rusia Pandemi Covid-19






BACA LAINNYA




LAPAK


BERITA POPULER


1

Dari DM Instagram, Terungkap Kualitas Vlado Sebagai Pelatih

2

Memahami Proses dan Menjaga Ekspektasi Bersama Seto

3

Filosofi Sepakbola Indonesia Adalah Pertala

4

Omelan Bang Ben dan Intensitas Permainan Timnas yang Buruk

5

Formasi WM dan Perkembangannya

LEGENDA HARI INI


Card image cap
05 March

Pada tanggal 5 Maret 1870, London menjadi tuan rumah pertandingan internasional pertama di dunia, dengan mempertemukan Timnas Inggris menghadapi sekelompok pemain Skotlandia yang berbasis di London. Pertadningan Itu berakhir imbang 1-1.


IKUTI KAMI