REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Menenggak Tequila sebelum Menyepak


M Bimo pada 2021-12-06 jam 12:00 PM


Gantigol/Aldito Ilham


Menjadi atlet memang tak mudah. Banyak pantangan yang tak bisa dilakukan, salah satunya adalah soal kebebasan menyantap makanan dan menikmati minuman. Diet ketat menjadi sebuah keharusan demi menjaga tubuh agar posturnya selalu ideal, tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk.

Alkohol tentu menjadi salah satu minuman yang berada di daftar merah. Tak perlu dijabarkan bertele-tele, minuman beralkohol punya dampak yang kurang baik jika dikonsumsi secara berlebihan oleh para atlet. Meski kenyataannya justru minuman ini lah yang paling difavoritkan oleh mereka.

Percaya atau tidak, minuman alkohol yang harusnya tidak boleh dikonsumsi, malah jadi kunci sukses sebuah klub sepakbola. Sejarah mencatat, tequila menjadi minuman mujarab yang mendongkrak prestasi klub asal Meksiko, Chivas de Guadalajara, dalam mengukuhkan gelar klub tersukses di Meksiko pada medio pertengahan abad ke-20.

Didirikan pada 1906 di Kota Guadalajara, Meksiko, awalnya klub ini berdiri berkat Edgar Eaveart yang merupakan orang asli Belgia, dan sekelompok siswa Belgia dan Prancis. Klub ini memulai kiprahnya sebagai tim amatir dengan nama Club Union de Futbol.

Meski perjalanannya tak lama, akhirnya klub ini menjelma sebagai Club Deportivo Guadalajara dan menjadi perwakilan klub untuk kota itu. Awalnya klub ini menjadi simbol eksistensi orang-orang Eropa di Meksiko. Lalu perlahan-lahan pekerja Meksiko masuk dan berkontribusi di klub, hingga akhirnya filosofi klub mengalami revolusi. Kemudian diputuskan CD Guadalajara sepenuhnya dimiliki oleh masyarakat Meksiko.

Walaupun pengaruh Eropa telah hilang di klub ini, namun CD Guadalajara tidak ingin seperti kacang yang lupa kulitnya. Mereka tetap mempertahankan beberapa simbol Eropa di logo klub. Di antaranya adalah warna merah, putih, dan biru yang dulunya ada di logo Club Union. Warna ini awalnya dipilih Eaveart karena terinspirasi dari klub favoritnya yaitu FC Brugge dari Belgia.

Saat masa awal CD Guadalajara menapaki kompetisi profesional, mereka mendapat julukan yang unik yaitu Chivas. Dalam bahasa Spanyol, Chivas berarti kambing dan julukan itu menempel lekat hingga hari ini.

Awalnya, CD Guadalajara yang masih baru dan acap dipandang sebelah mata, meraih kemenangan 1-0 atas Tampico pada 1948. Seorang reporter yang tidak percaya bahwa klub asal Guadalajara bisa memenangkan pertandingan, menulis bahwa tim ini bermain seperti kambing yang melompat.

Label Chivas dulunya dianggap sebagai penghinaan daripada rival klub. Meski begitu, julukan ini akhirnya menempel dan bisa diterima baik oleh klub dan juga penggemarnya.

 
Tequila dan Equiplaes yang Empuk

CD Guadalajara merasakan sukses luar biasa pada pertengahan abad 20. Mereka memenangkan 15 trofi, termasuk tujuh gelar Liga Meksiko dari jangka waktu 1957 hingga 1965. Prestasi ini membuat CD Guadalajara mendapat julukan Campeonisimo atau The Ultimate Champions.

Cerita kejayaan ini mungkin sedikit berbeda dari cerita sukses klub lainnya. Semua bermula dari bar kecil bernama Los Famosos Equipales, yang terletak di pusat kota Guadalajara. Seorang pelayan senior bernama Cuco menceritakan, para pemain biasanya akan mampir ke bar ini pada pukul 11.00. Mereka akan meminum satu atau dua gelas tequila dan pergi ke lapangan untuk bertanding pada pukul 11.30.

"Ini sudah menjadi tradisi sehingga mereka bisa bermain dengan mood yang baik," kata Cuco seperti dilansir Vice.

Sejak pertama kali dibuka pada 1920 hingga kini, tak ada banyak perubahan dari penampilan Los Famosos Equipales. Bangunan ini tetap menjadi bar kecil, di mana orang-orang akan mampir hanya untuk menenggak tequila atau minuman beralkohol lainnya.

Nama bar ini diambil dari equipales, sebuah kursi tradisional yang terbuat dari kayu dan kulit. Kursi-kursi ini yang sejak dulu menyambut pengunjung untuk duduk dan sekadar bersantai sambil menikmati minuman. Kursi tradisional itu juga yang menjadi ikon bar sehingga tempat ini dikenal sebagai Los Famosos Equipales.

Pada masa jayanya, bar ini selalu ramai jika ada pertandingan sepakbola. Khususnya jika Guadalajara yang bermain, beberapa pendukung yang tidak datang ke stadion pasti akan datang ke sini untuk menonton bareng. Para pemain, meski tidak semuanya, juga silih berganti mendatangi bar ini sebelum pertandingan. Kemudian menenggak tequila sebagai kunci kemenangan dan kesuksesan mereka di lapangan.

Semakin dikenalnya Los Famosos Equipales, membuat bar ini beberapa kali mendapat renovasi. Mereka mampu memasang pintu seperti yang terlihat di film-film koboi, mengecat tembok, menambah jumlah equipales, hingga membeli TV besar yang sering digunakan untuk nobar.

Kedekatan Los Famosos Equipales dengan CD Guadalajara juga membuat tampilan bar ini terlihat berbeda dari sebelumnya. Pemiliknya memasang banyak bingkai berisi foto-foto yang berkaitan dengan klub tersebut.

Mereka biasanya mendapatkan foto eksklusif dari suporter atau pemainnya langsung, dan memasangnya di tembok bar. Terkadang juga potongan koran atau poster dari bonusan majalah dibingkai untuk menambah ramai dekorasi dinding.


sumber foto: guialaperla.com

Perjalanan CD Guadalajara sebagai tim tersukses di Meksiko pernah singgah di bar ini. Los Famosos Equipales hingga kini masih sering dijadikan tempat singgah bagi para suporter klub. Namun Cuco mengakui hari-hari terbaik tim ini sudah lewat. Ia juga kangen dengan suasana bar yang sudah tak seramai dulu ketika Guadalajara memainkan pertandingan besar di TV.

Saingan sengit Chivas, America, telah mengambil tempat mereka sebagai tim Meksiko paling sukses dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, Chivas hanya memenangkan satu gelar liga sejak Jorge Vergara membeli klub pada 2002 lalu.

Vergara tampak seperti putus asa mengembalikan masa kejayaan Guadalajara. Sangat terlihat jelas karena pada 14 tahun terakhir, mereka telah mengganti pelatih sebanyak 21 kali. Walaupun ditambah usaha dengan membangun stadion baru dan membawa pemainnya ke ranah spiritual, namun tetap belum menghasilkan kesuksesan yang mereka dambakan.

Mungkin saja Vergara hanya perlu membawa para pemain ke Los Famosos Equipales. Memesankan satu atau dua gelas tequila sebelum pertandingan, seperti yang pernah para pendahulunya lakukan di masa-masa jaya dulu.


TAG: Tequila Cd Guadalajara Klub






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI