REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Mengingat Gary Crosby dan Gol Paling Kontroversial Liga Inggris


M Bimo pada 2020-04-07 jam 12:00 PM


Getty Images


Gol bisa dihasilkan dengan berbagai cara. Sepak bola menghalalkan para pemain untuk menyentuh bola dengan bagian tubuh manapun kecuali tangan. Satu-satunya pemain yang boleh menyentuh bola dengan tengan, di dalam kotak penalti, hanya kiper seorang saja. Untuk itu, pemain bisa mencetak gol lewat kaki bagian manapun, kepala dan juga dada.

Normalnya memang pemain membuat gol dengan kaki atau kepala. Tapi gol lebih dari hanya menceploskan bola ke dalam gawang saja. Proses bagaimana gol bisa terjadi bakal lebih layak untuk dikenang. Beberapa gol dengan proses yang indah pernah dicetak oleh pemain kelas dunia.

Masih ingat golnya Robin van Persie ke gawang Spanyol saat Piala Dunia 2014? Dia yang menerima umpan lambung dari Daley Blind kemudian melakukan lompatan bak orang melayang dan melakukan sundulan yang luar biasa tepat dari garis kotak penalti. Sundulan itu bikin Iker Casillas tak berdaya. Bergerak menghentikan pun tidak. Salah satu gol dengan proses dan eksekusi indah dalam sejarah sepak bola.

Selain yang indah-indah, sepak bola juga menyuguhkan banyak sesuatu yang kontroversial. Tapi tak ada yang paling kontroversial selain gol pemain Nottingham Forest, Gary Crosby, ke gawang Manchester City pada pertandingan tahun 1990 silam. Gol Crosby disebut sebagai salah satu gol paling kontroversial sepanjang sejarah Liga Inggris.

Meski sekarang sudah lewat hampir 30 tahun, gol ini masih terus membayangi fans sepak bola Liga Inggris. Tentu khususnya bagi fans The Citizen dan Manchester City sendiri yang sedikit terhina karena gol kurang ajar yang dicetak Crosby.

Saat itu dalam pertandingan Liga Inggris pada Maret 1990. Nottingham Forest menjamu Manchester City di kandangnya pada pertandingan itu. Seperti yang tertulis pada buku The History Boys: Thirty Iconic Goals in the History of Nottingham Forest oleh David Marples, pada pertandingan itu Nottingham bermain layaknya Nottingham biasanya. Permainan diawali dari Gary Parker yang selalu mendapat bola dari Terry Wilson dan Nigel Jemson.

Gary kemudian menyilangkan bola dari kanan dengan harapan pemain bertubuh paling kecil di Liga Inggris, Steve Hodge dan Crosby ada di sisi seberang untuk menyambut umpan. Namun sayangnya bola itu terlalu mudah dijangkau oleh kiper Manchester City, Andy Dibble. Crosby dan pemain belakang City yang gagal menyambut bola terjatuh di belakang Dibble. Bola aman, sepenuhnya berada di dekapan kiper.

Setelah bangkit, Dibble berniat untuk memeberikan umpat pendek kepada rekannya. Namun ia mengurungkan niatnya itu setelah melirik masih ada pemain di belakangnya. Saat itu, kiper Manchester City ini hanya memegang bola dengan satu tangannya saja yakni tangan kanan. Tak lama, bek kanan The Citizens Alan Harper berlari kecil melewatinya. Namun Dibble tak tahu kalau di belakangnya masih ada satu pemain Nottingham yang menunggu momen.

Dibble kemudian mengayunkan bola di tangan kanannya sedikit ke depan, saat itu Gary Crosby menyergap dari belakang. Pemain tengah Nottingham Forest ini mencuri bola begitu saja dari kiper lawan. Crosby menyundul bola yang ada di genggaman Dibble, bola terlepas liar dan dia langsung menceploskannya ke gawang yang kosong.

Shock dan kaget, itulah yang dirasakan Andy Dibble. Ia langsung bereaksi dengan protes keras ke wasit lalu diikuti oleh pemain City yang lain. Pelatih mereka, Howard Kendall, tampak sampai melayangkan protes keras karena kelihatannya wasit merasa tak ada yang salah dengan gol tersebut.

"Dia harusnya memegang bola dengan kedua tangannya. Jadi, aku hanya melakukan itu (menanduk bola). Kurasa aku bahkan tak menyentuh tangannya. Apakah wasit benar-benar melihatnya, atau sampai taraf apa dia tahu apa yang terjadi, aku tidak tahu," ujar Crosby yang pernyataannya dibuat beberapa tahun lalu, seperti dikutip dari The Guardian.

Gol itu terjadi begitu konyol. Tak heran jika gol Gary Crosby selalu ditampilkan di video DVD blooper sepak bola. Crosby ingat beberapa pendukung Manchester City sengaja bertahan di sekitar stadion untuk memberikannya beberapa pelecehan ketika Crosby berjalan menuju mobilnya.

Howard Kendall memberikan pernyataan tak puas kepada media usai pertandingan. Dalam sebuah wawancara media lokal, Kendall merasa tak percaya kalau gol konyol itu terjadi dan disahkan oleh wasit. Pelatih Manchester City ini dalam komentarnya sempat mengungkit kejadian mirip yang pernah dilakukan oleh George Best ke gawang Gordon Banks sekitar 20 tahunan lalu sejak insiden gol kontroversial Crosby terjadi.

Peristiwa tersebut terjadi pada pertandingan Home Nations, Sabtu 15 Mei 1971, di mana Inggris yang diperkuat penjaga gawang Gordon Banks tampak bakal menang 1-0 di hadapan 40.000 penggemarnya. Tetapi momen yang paling banyak dibicarakan adalah ketika pemain Irlandia Utara, George Best, yang terus mengganggu Banks ketika sedang memegang bola.

Banks yang mau membuang bola jauh ke tengah lapangan jadi sulit. Namun hanya sepersekian detik bola dilempar sedikit untuk kemudian ditendang oleh kiper, kaki kiri Best sudah mengintersep bola tersebut. Menjauh liar ke arah gawang. Best dan Banks saling berkejaran untuk mengambil bola liar.

Tapi legenda Manchester United itu lebih dulu menyundul bola ke arah gawang yang harusnya berbuah gol penyama kedudukan untuk Irlandia Utara. Percaya atau tidak, 40.000 suporter Inggris tidak bereaksi keras atas aksi George Best terhadap Gordon Banks. Mereka malah mengapresiasi skill penyerang itu.

Namun wasit asal Skotlandia, Alistair MacKenzie yang memimpin pertandingan, mengindahkan protes yang dilakukan oleh Banks dan menganulir gol itu. Best yang sudah setengah selebrasi menuju sudut lapangan berhenti dan memutar badannya. Berkacak pinggang sambil menganalisis apa yang sebenarnya terjadi. Ia tak percaya kalau golnya itu dianulir.

Sama seperti kejadian Crosby, gol George Best ke gawang Gordon Banks yang dianulir juga jadi kontroversi. Berbagai argumen mencuat silih berganti. Tapi bedanya, argumen yang ini banyak yang mendukung Best. Mantan kapten Timnas Inggris, Emlyn Hughes, sebelum tutup usia membuat komentar kalau apa yang dilakukan Best adalah murni kejeniusan pemain tersebut. Katanya, tak perlu diragukan kalau itu sebenarnya adalah gol yang sah.

"Banks memantulkan bola beberapa kali dan George Best mengawasinya. Tiba-tiba ia memotong bola dengan kakinya saat Banks mulai melempar bola. Tanpa sempat menoleh, bola itu sudah berada dalam gawang Banks," ujar Hughes seperti dikutip dari Belfast Telegraph.

Dari yang diungkapkan oleh Emlyn Hughes, ada beberapa perbedaan kondisi antara gol Best dan Crosby. Ialah posisi bola sebelum kedua pemain itu mencurinya dari kuasa kiper. Jika pada kejadian Best vs Banks, bola tersebut sebenarnya sudah sedikit dilemparkan oleh kiper. Dalam arti lain, bola itu tidak sepenuhnya dalam kuasa kiper.

Berbeda dengan saat gol yang diciptakan oleh Crosby, bola sepenuhnya masih ada di dalam tangkapan kiper Andy Dibble. Meski saat itu kiper Manchester City ini hanya memegangnya dengan satu tangan saja.

Tapi bagaimana dengan Law of the Game yang telah diatur oleh FIFA? Apakah seorang kiper masih dianggap mengendalikan bola ketika hanya memegang dengan satu tangan? Apakah bola yang dilempar kiper untuk ditendang halal hukumnya untuk direbut pemain lawan?

Menurut Law of the Game FIFA pada Law 12 perihal pelanggaran, kiper dinyatakan masih memegang kendali penuh atas bola ketika ia memegangnya di tangannya, di antara kedua tangannya, atau di salah satu tangannya. Kiper juga masih dianggap menguasai bola ketika memegang bola dengan tangan terbuka atau terentang. Kiper juga menguasai bola ketika memantulkan di tanah dan melemparkannya di udara.

Masih dari Law 12, pemain dianggap melanggar ketika mencegah kiper saat akan melepaskan bola. Pemain harus dihukum ketika mencoba menendang bola ketika kiper sedang proses melepaskannya. Tindakan itu dianggap berbahaya.

Pemain juga dianggap melanggar ketika membatasi pergerakan kiper dengan tidak adil. Misalnya menghalangi dia saat proses tendangan sudut, atau juga menghalangi pergerakannya ketika akan melepaskan bola.

Peraturan yang juga harus diingat adalah kiper tak boleh diganggu ketika sedang berada di kotak penalti. Ya, kota penalti adalah daerah kekuasaan kiper di mana pemain lawan bisa dianggap melanggar jika melakukan gangguan terhadap kiper di kotak tersebut.

Jika merujuk pada Law of the Game FIFA, apa yang dilakukan Crosby pada pertandingan kontra Manchester City pada 1990 silam harusnya dianulir. Pemain Nottingham Forest ini jelas-jelas mengambil bola dari tangan kiper yang masih menguasainya, meskipun hanya dengan satu tangan. Pembelaannya yang saat itu mengatakan sundulannya tak mengenai tangan Dibble pun tak bisa meloloskan dia dari pelanggaran.

Sementara itu, gol George Best ke gawang Banks sudah benar dianggap pelanggaran. Karena menurut Law 12 perihal pelanggaran dan kesalahan, Best melanggar karena merebut bola yang sedang dipantulkan dan atau sedang dilempar Banks yang masih di dalam kotak penalti.

Kejadian pemain merebut bola dari penguasaan kiper terjadi tak hanya pada masa sepak bola klasik saja. Pada Juni 2015 ketika Ronaldinho bermain untuk klub Queretaro dalam lanjutan Liga Brasil, dia pernah secara terang-terangan mengambil bola yang sedang diayunkan oleh kiper. Golnya dianulir dan mendapat peringatan berupa kartu kuning dari wasit.

Di tahun yang sama dan oleh pemain asal Brasil juga yakni Neymar, juga pernah melakukannya saat masih berseragam Barcelona. Neymar mencuri bola dari kiper Real Sociedad di kotak penalti. Golnya itu tak membuat wasit terkesan dan malah dianulir plus bonus kartu kuning juga.

Thierry Henry dan Robin van Persie juga pernah mengalami hal serupa. Gol keduanya dari hasil mencuri bola dari kiper lawan dianggap pelanggaran oleh wasit dan tentunya golnya juga dianulir.

Jika mengikuti aturan Law of the Game, beberapa wasit yang menganulir gol-gol di atas memang sudah tepat. Meski sudah dibahas panjang lebar sampai buka buku Law of the Game FIFA, gol Gary Crosby hingga kini tetap menjadi gol yang konyol, dengan keputusan wasit yang konyol pula. Cocoklah momen golnya itu masuk di video kompilasi YouTube dengan judul bombastis sebagai gol terkonyol sepanjang sejarah Liga Inggris.


TAG: Laga Premier League Law Of The Game Gary Crosby






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI