REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Nostalgia dengan Gol-gol Terbaik Gabriel Batistuta


M. Bimo pada 2020-09-01 jam 12:00 PM


Gantigol/Ilham Dito


Pecinta Serie A angkatan 90an hingga 2000an harusnya sudah tidak asing dengan nama Batistuta. Perawakannya yang tinggi dan rambut gondrong berwarna cokelat merupakan ciri khas penampilan penyerang asal Argentina ini. Pemain berjuluk Batigol ini pernah mencicipi kesuksesan di Liga Italia saat berseragam Fiorentina dan AS Roma.

Mungkin banyak yang belum tahu kalau Batistuta punya karier sepakbola yang menarik. Pria kelahiran Santa Fe 51 tahun yang lalu ini lahir dengan tinggi badan di atas rata-rata anak seusianya. Sebelum mendalami sepakbola, Batigol lebih dulu tertarik dengan basket karena faktor tinggi badannya tersebut.

Namun keberhasilan Argentina sebagai tuan rumah yang menjuarai Piala Dunia 1978 mengubah minat Batistuta. Mario Kempes yang tampil gemilang di edisi Piala Dunia itu membuat pria ini memutuskan untuk mengabdikan dirinya untuk bermain sepakbola.

Perjalanan Batistuta mencintai sepakbola dimulai dari bermain dengan teman-teman di jalanan. Perlahan-lahan kemampuannya meningkat saat bergabung dengan beberapa tim lokal. Sampai akhirnya, Marcelo Bielsa melirik bakat Batigol muda dan mengajaknya bermain di Newell's Old Boy.

Sebelum melanglang buana sampai ke Italia, Batistuta pernah membela River Plate dan Boca Juniors. Copa America 1991 menjadi titik balik kesuksesan kariernya. Wakil Presiden Fiorentina saat itu tertarik dengan kemampuan Batistuta dan mengontraknya.

Di Fiorentina, mantan penyerang tim nasional Argentina ini menemukan permainan terbaiknya. Berbagai penghargaan dan rekor ia raih, di antaranya top skorer Serie A musim 1994-1995 sebanyak 26 gol, mematahkan rekor Ezio Pascutti yang telah bertahan 32 tahun yakni mencetak gol di 11 pertandingan pertama musim liga, hingga top skorer Coppa Italia musim 1995-1996.

Sembilan musim di Fiorentina tanpa memenangkan gelar liga, Batistuta tergoda bergabung dengan AS Roma pada 2000 dengan tujuan menjuarai Serie A dan Liga Champions. Usahanya membuahkan hasil di musim perdana saat berseragam I Giallorossi. Ia mampu mengantarkan Roma juara Serie A musim 2000-2001 dan Piala Super Italia musim 2001. Namun, impiannya untuk meraih gelar Liga Champions belum juga terwujud di klub ibu kota Italia itu.

Perjalanan Batigol di AS Roma memang tak secemerlang di klub sebelumnya. Usai tiga tahun, ia kemudian dipinjamkan ke Inter Milan dan kariernya mulai meredup. Batistuta sempat bermain di Liga Qatar bersama Al-Arabi hingga pensiun pada 2005.

Selama 18 tahun berkarier di dunia sepakbola, Batistuta memiliki ciri khas yaitu tendangannya yang keras bak petir. Caranya menendang dengan penuh tenaga dan sesekali bergaya akrobatik pun sangat ikonik.

Nah, berikut ini enam gol terbaik Batistuta dengan gaya khasnya selama berkarier di Serie A. Termasuk gol spektakulernya ke gawang Fiorentina di musim perdananya saat berseragam AS Roma.

1. Arsenal vs Fiorentina, 27 Oktober 1999

Fiorentina menjalani musim yang berat pada kompetisi Eropa. Beberapa bulan sebelum memasuki era milenium, La Viola harus berada satu grup dengan Arsenal dan Barcelona pada Liga Champions musim tersebut. Padahal, itu adalah momen comeback Fiorentina di Liga Champions setelah 30 tahun absen.

Fiorentina yang menjalani laga tandang ke London datang dengan tugas dan tanggung jawab yang besar. Mereka telah kalah dalam tiga pertandingan liga berturut-turut. Kamu pasti sudah tahu siapa pahlawan Fiorentina pada pertandingan yang berakhir dengan skor 1-0 untuk tim tamu. Siapa lagi kalau bukan Batistuta.

Pertandingan berjalan sama kuat hingga 15 menit terakhir. Berawal dari serangan balik, Batistuta mendapat umpan dari Jorg Heinrich di kotak penalti. Sempat menggocek bek lawan satu kali, Batistuta mengeluarkan tendangan petirnya yang tak mampu dihalau David Seaman dari sudut sempit. Ini menjadi salah satu gol terbaik yang pernah dicetak di Old Wembley.

2. Fiorentina vs Vicenza, 28 Januari 1996

Pada musim 1995-1996, Fiorentina mencetak rekor menakjubkan yaitu tak pernah kalah pada 15 pertandingan berturut-turut. Pada musim itu, Batistuta mencetak 12 gol dari 32 penampilan.

Salah satu yang terbaik di musim itu adalah golnya saat melawan Vicenza. Batistuta mencetak gol spektakuler dengan tendangan geledek dari jarak lebih dari 27.5 meter.

Tak ada yang bisa dilakukan kiper Vicenza saat itu. Hanya bisa melihat bola tendangan Batigol yang meluncur tak beraturan dan akhirnya menjebol gawangnya.

3. Barcelona vs Fiorentina, 10 April 1997

Keberhasilan Fiorentina menjuarai Coppa Italia tahun 1996 membuat mereka otomatis dapat satu tempat di Winners' Cup. Pasukan Claudio Ranieri harus berhadapan dengan Barcelona yang saat itu diasuh oleh Sir Bobby Robson di semifinal.

Camp Nou jadi saksi tendangan voli mematikan penyerang asal Argentina ini. Batistuta yang menerima umpan jauh, mengontrol dengan dadanya, kontrol sekali lagi dengan lututnya lalu boom! Tendangan voli tinggi, kuat, namun terarah menjebol gawang Vitor Baia.

4. AC Milan vs Fiorentina, 25 Agustus 1996

San Siro merupakan salah satu stadion favorit Batistuta. Di sana, dia mampu mencetak total 11 gol saat melawan AC Milan dan Inter Milan. Gol-gol tersebut ia lesakkan semasa masih berseragam Fiorentina dan AS Roma.

Namun, dua gol yang dicetak pada final Piala Super Italia menjadi gol terbaik dia di San Siro. Gol pertama di pertandingan itu ia lesakkan ketika sedang diapit oleh Paolo Maldini dan Franco Baresi, dua bek terhebat dunia pada masanya. Dengan kontrol dan kelincahannya, Batigol mampu mengelabui dua bek tersebut sebelum menendang bola tanggung.

Gol kedua dicetak tujuh menit sebelum pertandingan usai. Kali ini Batistuta melesakkannya melalui tendangan bebas. Tendangan ini dilakukan cukup jauh dari kotak penalti. Namun dengan kekuatan tendangan yang Batistuta miliki, gawang AC Milan bobol lagi. Gol ini membuat Fiorentina mampu mengalahkan sang juara bertahan yang saat itu telah menjuarai Piala Super Italia tiga musim berturut-turut.

5. Manchester United vs Fiorentina, 15 Maret 2000

Old Wembley bukan satu-satunya stadion yang jadi saksi menggelegarnya tendakan geledek yang dimiliki Batistuta. Old Trafford juga pernah. Gol ini terjadi di babak grup Liga Champions.

Batistuta hanya butuh 13 menit untuk mengobrak-abrik lini pertahanan Setan Merah. Pemain bernomor punggung 9 ini lolos dari hadangan Jaap Stam di luar kotak penalti usai mendapat umpan dari Angelo Di Livio.

Meski jarak dari gawang saat itu masih cukup jauh. Namun, pemain berambut gondrong ini melakukan shooting ikoniknya dengan keras dan terarah. Membuat kiper Mark Bosnich tak mampu menghalau bola yang melaju kencang di atas kepalanya.

6. Roma vs Fiorentina, 26 November 2000

Tak perlu ditanyakan kesetiaan Batistuta terhadap Fiorentina. Ia pernah menyebutkan, "Satu gelar di klub ini lebih bernilai dibanding 10 gelar bersama AC Milan atau Juventus."

Namun, isi hati dan kepalanya berkecamuk usai tergoda pindah ke AS Roma demi mengejar prestasi juara Serie A. Dipimpin oleh Fabio Capello, Roma memenangkan enam dari tujuh pertandingan Serie A pertama mereka. Lawan kedelapan Roma adalah Fiorentina yang merupakan mantan dan juga klub kesayangan Batigol.

Tujuh menit sebelum pertandingan selesai adalah momen yang paling sulit bagi Batistuta. Ia yang berada di luar kotak penalti mendapat umpan sundulan dari Gianni Guigou. Bola yang memantul ke tanah menciptakan posisi yang sangat menguntungkan bagi Batistuta untuk melakukan tendangan geledeknya.

Dan iya, dia melakukan itu demi profesionalitas dan menjebol gawang Francesco Toldo tanpa ampun. Stadio Olimpico bergemuruh merayakan gol tersebut, pun dengan pemain AS Roma lain yang sibuk memeluki sang pencetak gol. Namun, Batistuta lebih memilih untuk tidak merayakan gol itu dan memilih diam tanpa berekspresi apapun.

"Saya bermain dengan pikiran yang saling bertentangan di kepala saya, saya minta maaf untuk Fiorentina. Itu penting, karena saya ingin menang untuk Roma jadi saya berusaha keras tapi saya tidak bisa melupakan masa lalu saya," ujar Batistuta usai mencetak gol ke gawang mantan klubnya.


TAG: Serie A Fiorentina Batistuta La Viola






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI