REGISTER
Keranjang Anda Kosong
Total:
0

Sir Alex Ferguson Stand, Kehormatan Terbesar untuk Alex Ferguson


M Bimo pada 2020-07-08 jam 12:00 PM


Gantigol/Ilham Dito


Sejak 2011, tribun bagian utara Old Trafford berganti namanya menjadi Sir Alex Ferguson Stand. Sebuah nama dari seorang pelatih tersukses Manchester United pada era Premier League. Sebuah kehormatan terbesar yang diberikan klub, disusul dengan patung Ferguson yang juga dibangun di kompleks Old Trafford.

Tepat pada 6 November 2011, Ferguson memasuki tahun ke-25 bersama Setan Merah. Kursi pelatih yang begitu nyaman diduduki oleh Ferguson. Pria kelahiran Glasgow, Skotlandia ini datang ke Old Trafford pada 1986. Saat itu ia datang setelah meninggalkan kursi pelatih di timnas Skotlandia. Sebelumnya, Ferguson sukses bersama klub Skotlandia, Aberdeen, setelah beberapa kali menjuarai Liga Skotlandia dan juga UEFA Winners' Cup.

Namun, waktu berlalu begitu cepat. Selama 25 tahun kepemimpinannya di Manchester United, pelatih ini telah mempersembahkan sederet gelar prestisius. Beberapa di antaranya adalah 13 gelar juara Premier League, dua trofi Champions League dan satu gelar juara Piala Dunia Antarklub. Sementara ada puluhan gelar lainnya yang ia torehkan bersama Setan Merah.

Kemudian ketika laga kandang kontra Sunderland itu mungkin jadi satu pertandingan yang paling berharga buat dia. Sebelum kick off dilakukan, para pemain Manchester United dan Sunderland berbaris melakukan Guard of Honor untuk pelatih legendaris ini. Sir Alex Ferguson yang masuk menapaki rumput lapangan Old Trafford langsung disambut tepuk tangan meriah dari para pemain dan puluhan ribu penonton yang hadir.

Kebetulan Sunderland pada masa itu diperkuat oleh beberapa mantan pemain United. Sebut saja John O'Shea, Phil Bardsley dan Wes Brown. Para pemain ini cukup lama berseragam United dan dilatih oleh Ferguson. Maka dari itu, tentu saja mereka cukup ikut merasakan betapa pentingnya momen tersebut untuk sang pelatih dan klub.

Ketika perjalanannya sampai di tengah lapangan, Ferguson disambut oleh David Gill yang saat itu masih menjabat sebagai direktur Manchester United. Pada saat itu, Ferguson belum mengetahui kejutan apa yang ia bakal lihat. Setelah Gill mengucapkan sepatah dua patah kata sambutan, dia pun akhirnya memberi tahu kepada Ferguson dan seluruh pemain dan penonton soal peresmian North Stand yang berganti nama menjadi Sir Alex Ferguson Stand.

"Hari ini, North Stand, tribun terbesar di Old Trafford, resmi berganti nama menjadi Sir Alex Ferguson Stand," ujar Gill.

Sebelum berganti nama menjadi Sir Alex Ferguson Stand

Tribun ini sebelumnya dikenal dengan nama United Road, sebelum akhirnya berganti menjadi North Stand. Tribun bagian utara stadion Old Trafford ini membentang sepanjang United Road. Seperti yang diungkapkan oleh mantan direktur klub, tribun ini merupakan yang terbesar di Old Trafford dengan memiliki tiga tingkat dan dapat menampung sebanyak 26.000 penonton.

Sebelum namanya menjadi Sir Alex Ferguson Stand, tribun ini telah melalui banyak renovasi sejak awal berdiri. Sebelum tahun 1996, tribun utama Old Trafford ini merupakan tribun berdiri, tribun yang umum ditemukan di stadion-stadion Inggris sebelum Tragedi Hillsborough.

Sebagai tribun utama stadion, tribun ini memiliki fasilitas stadion yang ciamik. Tribun utara ini memiliki spot khusus untuk penonton VIP, ada juga Red Cafe yang merupakan restoran atau bar bertema Manchester United dan museum serta ruang piala Manchester United.

Museum tersebut dibuka pertama kali pada 1986. Old Trafford disebut menjadi stadion pertama di dunia yang memiliki museum di dalamnya. Kemudian museum yang awalnya dibangun di sudut tenggara stadion ini dipindahkan ke tribun utara yang telah selesai direnovasi pada 1998.

Pergantian nama yang penuh rahasia

Ide ini awalnya dikemukakan oleh David Gill. Ia kemudian merekrut hanya delapan dari total 660 pegawai stadion ke dalam proyek super rahasia ini. Tak sembarang orang yang boleh mengetahui rencana dan eksekusi pergantian tulisan nama yang terpasang di tribun tersebut. Bahkan, para pekerja ini harus menandatangani surat perjanjian kerahasiaan soal proyek ini.

Setelah pertemuan pertama dilakukan pada 2011, ketika Manchester United sedang sibuk berlaga di Liga Champions, para pekerja ini harus bekerja melakukan pergantian nama itu dalam kegelapan alias malam hari. Lampu yang dihidupkan juga seminimal mungkin sehingga tidak banyak orang yang tahu kalau sedang ada pekerjaan yang dilakukan di stadion.

Setiap pagi harinya ketika Old Trafford dipakai untuk latihan pemain Manchester United, rasa deg-degan selalu menyelimuti David Gill. Beberapa huruf dari Sir Alex Ferguson Stand sudah mulai dipasang dan ditutupi spanduk agar tidak terlihat banyak orang. Namun, spanduk ini sering hampir lepas karena tiupan angin.

Pergantian nama tribun ini adalah salah satu proyek bikinan David Gill untuk penghormatan kepada Ferguson. Gill juga berencana untuk membangun patung pelatih legendaris itu yang didirikan di kawasan Old Trafford.

Untungnya, rencana proyek super rahasia ini berhasil dilaksanakan. Tidak ada pegawai Old Trafford maupun Manchester United yang tahu soal pergantian nama tribun ini sampai lima menit sebelum Sir Alex Ferguson masuk ke lapangan pada pertandingan melawan Sunderland.

Pemasangan huruf 'S' yang salah

Proyek yang dibuat dengan sangat rahasia dan waktu yang singkat, membuat ada satu keluputan. Orang yang mencetak huruf per huruf itu, Stewart Neill, melihat kejanggalan setelah tirai penutup nama tribun ini dibuka. Mata elangnya menemukan kalau huruf 'S' pada kata 'Ferguson' dipasang terbalik.

Menurut Neill, ia membandingkan huruf 'S' pada 'Ferguson' dengan huruf 'S' yang ada di kata 'Stand'. Pria asal Portsmouth ini menemukan kalau ekor bawah huruf tersebut terlihat lebih pendek. Ekor yang lebih pendek ini seharusnya menghadap ke atas.

Fakta ini tentu saja membuat United malu. Meski demikian, tak banyak orang yang menyadari kesalahan tersebut. Sebab, tulisan ini terpasang cukup jauh di atas dekat atap stadion. Pihak Manchester United pun mengungkapkan akan langsung memperbaiki kesalahan itu secepatnya. 

Sir Alex Ferguson sendiri sempat tidak percaya akan penghargaan yang ia dapat. Ia bahkan sempat mengira kalau ini adalah prank yang dibuat oleh klub.

Pada momen tersebut, ia menganggap tidak layak mendapat penghormatan luar biasa tersebut. Namun, pernyataan Ferguson ini cukup beralasan. Sebab pada musim 2011/2012, United sedang tidak dalam performa terbaiknya. Apalagi dua pekan sebelumnya, Setan Merah baru saja dibantai 1-6 oleh rival sekota mereka, Manchester City. United pun menuntaskan musim dengan finis di peringkat dua pada musim itu. Setelah pada tiga musim sebelumnya mereka selalu juara Premier League.

Namun, kinerja Ferguson tidak hanya dinilai dari satu musim saja. 25 musim sudah ia lewati bersama Setan Merah. Tentunya banyak kenangan dan juga pengorbanan dari Sir Alex kepada klub. Serta puluhan gelar juara yang ia persembahkan, membuat Sir Alex Ferguson sah-sah saja jika diberi penghormatan berupa namanya dijadikan nama tribun terbesar di Old Trafford tersebut.


TAG: Old Trafford Stadium Series Manchester United






BACA LAINNYA


LAPAK


ARTIKEL POPULER


LEGENDA BULAN INI


IKUTI KAMI